
Tangerang, 10 Oktober 2025 – Balai Pendidikan dan Pelatihan Penerbangan Curug (BP3 Curug) kembali menyelenggarakan Pelatihan Teknik Pencegahan dan Pemadaman Api Angkatan XXIV. Pelatihan ini merupakan upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan sumber daya manusia dalam menghadapi potensi kebakaran. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dimulai pada 07-10 Oktober 2025 dan diikuti oleh 10 (sepuluh) orang yang berasal dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP).

Pada pembukaan pelatihan tersebut turut hadir Kepala Seksi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pelatihan BP3 Curug, Kepala Seksi Keselamatan dan Keamanan Penerbangan BBKFP, serta Kepala Subbagian Umum BBKFP.
Mewakili Kepala Balai BP3 Curug, Kepala Seksi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pelatihan BP3 Curug memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan secara resmi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pelatihan ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk menambah wawasan, tetapi juga menjadi momentum penting dalam memperkuat kompetensi teknis dan profesionalisme para peserta.
Kepala Seksi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pelatihan BP3 Curug mengajak seluruh peserta untuk mengikuti rangkaian pelatihan dengan penuh semangat, kedisiplinan, dan tanggung jawab agar ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat nyata di lingkungan kerja masing-masing.
Selain itu, beliau juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para instruktur dan penyelenggara atas dedikasi dalam mempersiapkan serta melaksanakan kegiatan ini. Kepala Seksi Sarana Prasarana Pendidikan dan Pelatihan BP3 Curug menegaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan api.
“Peserta diharapkan mampu melakukan pemadaman api dengan teknik dan taktik yang ditentukan sesuai prosedur pemadaman,” ujarnya.
Pelatihan ini terselenggara melalui perjanjian kerja sama BP3 Curug dengan BBKFP. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi peserta dalam memahami standar keselamatan dan prosedur penanganan kebakaran secara tepat. Instruktur pelatihan Teknik Pencegahan dan Pemadaman Api berasal dari BP3 Curug.

Pada pembukaan pelatihan (07/10) di BBKFP, narasumber menyampaikan pesan kepada para peserta agar menjadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk membangun budaya kerja yang lebih aman dan profesional. Teruslah berlatih, tetap disiplin, dan jangan ragu untuk menerapkan prosedur keselamatan dengan benar di setiap situasi.
Adapun materi yang diberikan mencakup teori dan praktik. Dalam proses pelatihan tersebut para peserta mendapatkan pembelajaran tentang tata cara penangan awal kebakaran menggunakan alat tradisional dan modern serta Simulasi pemadaman api langsung di lapangan selama pelatihan, peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan penggunaan alat pemadam serta mengikuti simulasi kebakaran.
Sejumlah peserta mengaku mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Salah satu peserta, Ilham Akbar, menyampaikan kesan positifnya terhadap penyelenggaraan pelatihan tersebut.
“Melalui pelatihan ini, saya mendapatkan pengalaman langsung dalam mengoperasikan alat pemadam api serta pemahaman mendasar terkait prinsip-prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang berperan penting dalam melindungi pekerja sekaligus menjaga keamanan aset di lingkungan perkantoran. Pengalaman pertama saya menggunakan hidran dan APAR juga sangat berkesan dan bermanfaat untuk penerapan di masa mendatang,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya pelatihan ini, BP3 Curug berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dan menjadi agen keselamatan di lingkungannya masing-masing. (EDA/SIH)
